3 Wisata di Bali Timur yang Bisa Kamu Kunjungi dalam Sehari - Bakpia Mutiara Jogja

3 Wisata di Bali Timur yang Bisa Kamu Kunjungi dalam Sehari

Liburan ke Bali Timur, tempat yang harus dikunjungi adalah Pura Besakih, Pantai Amed, Candi Dasa dan Pura Goa Lawah. Tetapi jika kamu hanya memiliki waktu kunjungan terbatas, ini adalah tempat yang harus kamu jelajahi menurut Bakpia Mutiara.
 

Istana air Tirta Gangga

 
Nama “Tirta Gangga” berarti “air dari Sungai Gangga” dan tempat itu dibangun oleh Raja Karangasem pada tahun 1948. Tirta Gangga terdiri dari beberapa kolam, termasuk dua kolam besar. Sebelum melewati gerbang utama, pengunjung dapat mengunjungi kios yang menjual cinderamata dan ikan di kolam renang. Harga tiket mulai dari Rp 40.000 dan jukung (perahu kayu tradisional) tersedia dengan harga Rp 20.000 per orang. Istana air ini memiliki konstruksi unik dan patung-patung rumit. Salah satu kolam memiliki pijakan segi delapan yang pas untuk satu orang dan merupakan tempat fotografi yang populer.
 

Istana air Taman Ujung

 
Taman Ujung atau Istana Air Taman Sukasada di Kabupaten Karangasem berjarak sekitar 11 km dari Tirta Gangga. istana air dibangun pada tahun 1909 oleh Raja Karangasem, Ida Anak Agung Anglurah Ketut Karangasem. Mirip dengan Tirta Gangga, Taman Ujung menjadi sebuah bangunan besar di tengah kolam untuk raja dan anak-anak kerajaan. Hampir semua kamar di dalam gedung, termasuk kamar tidur raja, tertutup untuk umum dan terbuka bagi mereka yang ingin berdoa dan bermeditasi. Pengunjung dapat belajar tentang keluarga raja dan sejarah Kerajaan Karangasem pada foto hitam putih yang ditampilkan di dinding. Harga tiket mulai dari Rp 10.000.
 

Desa Tenganan

 
Desa Tenganan dapat dicapai dalam waktu 35 menit berkendara dari Istana Air Taman Ujung. Ini adalah salah satu tempat untuk belajar tentang Bali Aga (penduduk asli Bali) dan pengunjung dapat mengamati budaya, seni, tradisi, dan bangunan penduduk setempat di situs. Salah satu ritual terkenal mereka adalah mekare-kare atau perang pandan, di mana orang dewasa bertarung menggunakan daun pandan berduri. Penduduk setempat juga menjual berbagai suvenir, termasuk lontar, topeng, patung dan gringsingikat ganda. Tekstil ikat ganda biasanya membutuhkan waktu berminggu-minggu atau berbulan-bulan dalam pembuatannya.
 
Jadi, sudah siap berwisata ke Bali Timur?