Tujuh Alasan Kenapa Kamu Harus Mengurangi Makanan Instan - Bakpia Mutiara Jogja

Tujuh Alasan Kenapa Kamu Harus Mengurangi Makanan Instan

Tidak ada yang bisa menyangkal bahwa makanan instan atau makanan kemasan praktis. Terutama bagi orang modern yang terlalu malas untuk membeli bahan makanan mentah dan memasaknya secara manual. Kita juga jarang membaca label dan tidak peduli dengan bahannya. Makanan instan memang mudah dan cepat untuk disajikan, tetapi kita sering tidak mengerti bahwa makanan tersebut mengandung bahan baku buatan yang buruk bagi tubuh kita.

So, di sini Bakpia Mutiara merangkum tujuh alasan mengapa kita harus mengurangi makanan instan dan memilih makanan sehat sebagai gantinya:

1. Makanan Mengandung Kadar Gula Tinggi

Ini mengandung gula tingkat tinggi yang berbahaya bagi metabolisme kita, dapat menyebabkan diabetes, kolesterol tinggi, penyakit jantung, obesitas dan kerusakan gigi.

2. Makanan Mengandung Mengandung Lemak Trans

Mereka juga mengandung lemak trans dalam bentuk lemak terhidrogenasi. Lemak trans dapat menyebabkan penyakit jantung, stroke dan serangan jantung, kita harus menghindarinya.

3. Banyak Aditif

Aditif selalu termasuk dalam kemasan makanan, mulai dari rasa, bahan pigmen dan penambah aroma. Jika kita terlalu banyak mengkonsumsinya, bisa membahayakan kesehatan kita.

4. Tidak Ada Bahan Alami

Plihlah makanan yang tidak ada bahan alami di dalam kandungannya.

5. Karbohidrat Tinggi

Roti yang kita beli di pasar memiliki karbohidrat tinggi sehingga dapat meningkatkan insulin dan gula darah yang juga dapat menyebabkan penyakit jantung.

6. Mengandung Bakteri Berbahaya

Kita bisa mendapatkan salad kemasan instan dengan mudah di pasar. Namun waspadalah, ada begitu banyak bakteri di dalamnya dan dapat menyebabkan sakit perut atau diare.

7. Rendah Serat Makanan

Serat makanan hanya bisa diperoleh dari makanan nabati. Makanan instan jarang memiliki makanan nabati di dalamnya dan hampir tidak ada serat makanan. Meskipun pada awalnya ada bahan yang mengandung serat makanan dalam paket, pada akhirnya, serat itu hilang ketika kita memasaknya.