2020, Ada 3 Wisata Baru di Banyuwangi Selain Kawah Ijen

Kita semua tahu bahwa Banyuwangi dikenal karena Kawah Ijen-nya. Namun, harus kamu tahu, bahwa Kawah Ijan bukan satu-satunya tujuan wisata di kota yang terkenal dengan nuansa alamnya ini Banyuwangi memiliki banyak tawaran untuk wisatawan, seperti wisata alam dan kuliner.
 
Di sini, Bakpia Mutiara akan coba merangkum beberapa tempat wisata baru yang ada di Banyuwangi yang patut dijelajahi:
 

1. Glenmore, kecamatan penghasil kakao

Kecamatan Glenmore dikenal sebagai salah satu daerah penghasil kakao terbesar di dunia. Sudah terkenal sejak zaman Belanda. Dengan demikian, tawaran terbaik untuk berwisata ke Glenmore adalah tur coklat. Tur coklat akan dimulai di Dusun Kakao (Kampung Kakao). Empat dari 1.500 hektar perkebunan di lokasi digunakan sebagai kawasan wisata. Pengunjung dapat mencicipi berbagai olahan kakao serta belajar tentang perkebunan dan proses produksi. Festival cacao akan diadakan pada 12 Mei. Pengunjung dapat belajar tentang pengolahan coklat di festival.
 

2. Brangsing

Banyuwangi memiliki terumbu karang yang terawat baik di dekat perairan Pulau Tabuhan di mana orang dapat snorkeling dan melihat pemandangan bawah laut yang indah. Brangsing dibuka untuk umum pada tahun 2014. Selama hampir empat tahun, tempat ini menjadi salah satu spot favorit yang paling banyak dikunjungi dan menjadi daftar tujuan utama Banyuwangi. Sebuah festival Underwater Brangsing akan diadakan setiap tanggal 4 April sebagai upaya untuk melestarikan ekosistem laut.
 

3. Hutan Pinus Songgon

Perjalanan di hutan pinus telah menjadi kegiatan yang sedang trending di beberapa daerah di Indonesia, termasuk di Banyuwangi. Wisatawan suka berfoto di hutan pinus yang terletak di Desa Songgon. Festival yang dijuluki ‘Satu Minggu di Songgon’ akan diadakan setiap 21-29 April. Serangkaian acara, seperti festival panahan, festival buah, dan pertunjukan seni, akan diadakan selama satu minggu penuh.
 
Sudah ada agenda untuk mengujungi 3 tempat di atas? Jangan lupa untuk selalu membawa Bakpia Mutiara Jogja ya.. 🙂