5 Fakta Garuda Wisnu Kencana Bali Ini Akan Buatmu Segera Ingin Ke Sana

Patung Garuda Wisnu Kencana (GWK), yang diperkenalkan kepada publik pada hari Sabtu, 22 September lalu tiba-tiba menjadi perhatian banyak wisatawan karena kemegahannya. Patung ini terletak di Bukit Ungasan di Kabupaten Badung, Bali dan ada banyak hal yang menunjukkan upaya luar biasa dari penciptanya, Nyoman Nuarta.
 
Di bawah ini adalah 5 fakta yang harus kamu tahu tentang Patung Garuda Wisnu Kencana (GWK)
 

1. Tertinggi ketiga di dunia

 
Tinggi badan Garuda Wisnu Kencana setinggi 121 meter dianggap sebagai struktur tertinggi ketiga di dunia setelah Buddha Kuil Musim Semi, yang memiliki ketinggian 153 meter, dan Budha Laykyun Sekkya dari Myanmar dengan 135 meter. Ukuran sayap GWK sebesar 65 meter.
 

2. 120 seniman dan Rp450 Miliar

 
Nyoman Nuarta adalah pencipta dan inisiator Garuda Wisnu Kencana. Namun, 120 seniman terlibat dalam konstruksi GWK, dengan biaya total Rp450 miliar. Patung raksasa Garuda Wisnu Kencana juga dirancang agar tahan gempa bumi
 

3. Berbahan 3.000 ton tembaga dan potongan perunggu

Patung Garuda Wisnu Kencana terbuat dari 3.000 ton lempengan tembaga dan perunggu untuk mencapai ketinggiannya saat ini. Hal ini tentu saja menjadikan Garuda Wisnu Kencana bangunan yang memiliki ketahanan luar biasa, bahkan tidak terpengaruh gempa.
 

4. 28 tahun dalam pembuatannya

 
Konstruksi GWK berlangsung selama 28 tahun setelah dirancang kembali pada tahun 1990 oleh Nyoman Nuarta di bawah naungan menteri pariwisata kemudian Joop Ave. Penggrapan pertama dari konstruksi patung terjadi pada tahun 1997, sedangkan bagian terakhir untuk ditempatkan pada karya seni raksasa berada di ekornya, yang terletak di titik tertinggi patung, menyelesaikan total 754 modul.
 

5. Tahan gempa

 
Patung Garuda Wisnu Kencana menggabungkan unsur seni, teknologi, dan ilmu pengetahuan mengingat struktur GWK dirancang untuk menahan badai dan gempa bumi yang sayangnya telah terjadi berkali-kali di Bali dan sekitarnya.
 
Jadi bagaimana sahabat Mutiara? Tertarik mengujungi Patung Garuda Wisnu Kencana? Yang terpenting jangan lupa untuk selalu membawa Bakpia Mutiara ya 🙂

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *