Wisata Goa Jomblang

Wisata Goa Jomblang, berada di Jetis Wetan, Semanu, Gunungkidul, Daerah Istimewa Yogyakarta. Wisata ini menyuguhkan salah satu dari ratusan wisata Goa Gunungkidul yang terkenal karena keunikan serta keindahanya. Berada di perbukitan karst di pesisir selatan yang memanjang dari Gombong, Jawa Tengah hingga kawasan karst pegunungan Sewu, Pacitan, Jawa Timur.

Goa Jomblang ini termasuk Goa Vertikal yang bertipe Collapse Dolline yang terbentuk akibat proses Geologi, amblesnya tanah beserta vegetasi yang ada diatasnya ke dasar bumi yang terjadi ribuan tahun lalu dengan luas mulut Goa 50 meter persegi, runtuhan ini membentuk Sinkhoole atau Sumuran. Goa Jomblang ini sering juga disebut dengan nama Luweng Jomblang.

Memiliki mulut Goa Vertikal dengan dasar yang bervariasi paling dalam 80 meter, dibutuhkan kemampuan melakukan SRT ( Single Rope Technique ) yang merupakan teknik baku yang digunakan untuk menaiki maupun menuruni Goa dengan satu lintasan sebagai alat utamanya.

Bagi yang belum terbiasa, jalur yang dilalui untuk mencapai dasar Goa sangatlah melelahkan ditambah dengan adanya cerita-cerita seram tentang Goa tersebut yang disebut-sebut digunakan untuk pembunuhan massal anggota PKI pada era tahun 1970-1980 dan adanya berita adanya penjelejah yang hilang di Goa tersebut. Namun rasa khawatir yang membuat para penjelajah mungkin merasa gentar akan tergantikan oleh keindahan dalam Goa Jomblang sendiri,

Di dasar Goa Jomblang ada beberapa tumbuhan yang tumbuh subur merimbun dan di dinding-dinding kapurnya ditumbuhi tanaman perdu. Berjalan menyusuri lorong Goa Jomblang yang menghubungkan antara Goa Vertikal lainya yaitu Goa Grubug yang berjarak kurang lebih 500 meter. Di ujung Goa Grubug inilah keindahan yang luar biasa terdapat 2 stalagmit  yang cukup besar berwarna hijau kecoklatan yang berdiri ditengan Goa Grubug ini.

Apabila penjelajah sampai pada pukul 13.00 akan disuguhkan dengan pemandangan yang eksotis yaitu cahaya matahari yang menerobos ke dasar Goa yang termasuk gelap, sinar matahari ini juga dapat menyentuh sebagian stalagtit dan stalagmit yang terbentuk dari tetesan air sejak ribuan tahun lalu.

Datang ke Jogja???
Jangan cuman nikmati keindahan wisata alamnya aja…
Tapi.. Nikmatin juga kelezatahn wisata kulinernya juga..
Salah satunya ini nihh Bakpia Mutiara Jogja ..
heheheuuheheu…

 

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *