Keindahan Jogja Di Kala Musim Hujan

Keindahan Jogja Di Kala Musim Hujan

Keindahan Jogja Di Kala Musim Hujan,
Musim hujan di Jogja terjadi pada bulan Oktober hingga Maret, hujan yang turun hampir setiap hari di Jogja. Terdapat banyak alasan untuk mengunjungi Jogja ketika musim hujan tiba. Pasangan yang baru berbulan madu tahu betul bahwa hujan akan menambah romantisnya kota Jogja ini. Para travelerpun sangat menyukai tempat-tempat wisata di Yogyakarta yang tak seramai biasanya, bahkan beberapa pantai-pantai serasa milik pribadi. Tak ketinggalan para fotografer menantikan momen-momen langka untuk diabadikan dalam foto yang memukau. Bagi sebagian orang, musim hujan merupakan waktu terbaik untuk mengunjungi Jogja.

  • CANDI PRAMBANAN
    Berwisata di Candi Prambanan atau Candi Borobudur akan jauh lebih nyaman apabila dilakukan saat musim hujan. Pagi belum panas, siang pun akan terasa lebih sejuk karena dipayungi oleh awan mendung. Keuntungan lainnya adalah mungkin jumlah pengunjung tidak sebanyak biasanya.
  • PEMANDANGAN PERSAWAHAN
    Musim hujan merupakan saat terbaik untuk menyaksikan persawahan, seperti lukisan-lukisan indische mooi. Pada saat awal musim hujan, kita bisa menyaksikan petani membajak sawahnya dan menanam benih padi. Seiring tumbuhnya padi-padi, hamparan warna hijaakan semakin terlihat. Salah satu spot terbaik untuk melihat pemandangan ini adalah di Jl. Wates arah ke Kulon Progo.
  • SALAK PONDOH DAN KOPI MENOREH
    Salak pondoh merupakan salah satu ikon pariwisata Jogja yang banyak dibudidayakan di lereng Gunung Merapi. Musim hujan adalah saat musim panen salak, kita bisa dengan mudah menemukan buah yang lezat ini di penjual buah pinggir-pinggir jalan. Tak ketinggalan menikmati kopi tradisional di Perbukitan Menoreh kala hujan menjanjikan kenangan suasana pedesaan yang akan sulit terlupakan. Perpaduan aroma moka dan petrichor jarang gagal membawa lamunan melayang.
  • GUNUNG KIDUL
    Pantai Indrayanti, Pantai Pok Tunggal, dan Pantai Nglambor merupakan sebagian dari deretan pantai-pantai cantik di Gunungkidul, 80 km dari pusat Kota Jogja. Dalam perjalanan ke sana, kita akan melewati banyak hutan jati di kanan dan kiri jalan. Pohon-pohon jati ini akan meranggas ketika musim kemarau sehingga nampak begitu gersang. Namun, saat musim hujan, daun-daun pohon jati ini akan tumbuh kembali. Pemandangan pun berubah 180 derajat menjadi begitu hijau dan teduh. Yang sangat sayang untuk dilewatkan.

Itulah beberapa wisata yang menyenangkan saat dikunjungi ketika musim penghujan tiba di Jogja.
Jangan lupa mampir ke toko oleh-oleh Bakpia Mutiara Jogja untuk menemukan Enaknya Bakpia Jogja sebagai teman nge-teh kala hujan melanda. Karena perpaduan yang cocok antara Hujan, Teh dan Bakpia Mutiara Jogja.

Share this post

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *